Radang tenggorokan

January 16, 2020 Off By
Radang tenggorokan

Penyakit Radang tenggorokan Pharyngitis

 

Sakit tenggorokan umumnya terjadi karena infeksi bakteri atau virus pada saluran pernapasan atas. Penyakit ini umumnya lebih banyak menyerang anak kecil dan remaja. Selain sakit saat menelan, sakit tenggorokan juga dapat disertai gejala-gejala berikut: Sakit kepala.

Radang tenggorokan atau pharyngitis, adalah suatu penyakit radang yang menyerang batang tenggorok. Penyakit yang kerap disebut radang tenggorok itu ditandai adanya penebalan/ pembengkakan dinding tenggorokan, berwarna kemerahan, ada bintik-bintik putih, disertai adanya rasa sakit menelan. Radang tenggorok bisa disebabkan infeksi virus atau kuman, disertai daya tahan tubuh yang lemah. Pengobatan dengan antibiotika hanya efektif pada radang yang disebabkan oleh kuman.

Untuk kasus radang tenggorok yang ringan, terkadang makan makanan yang sehat seperti sayur-sayuran dengan buah-buahan yang kaya vitamin bisa menolong meredakan radang. Gejala radang tenggorok acapkali merupakan pratanda penyakit flu atau pilek.

 

Radang tenggorokan ( faringitis)

Radang tenggorokan ( faringitis)

Gejala – Gejala radang tenggorokan 

Sakit tenggorokan umumnya terjadi karena infeksi bakteri atau virus pada saluran pernapasan atas. Penyakit ini umumnya lebih banyak menyerang anak kecil dan remaja.

Selain sakit saat menelan, sakit tenggorokan juga dapat disertai gejala-gejala berikut:

  • Sakit kepala
  • Pembesaran kelenjar pada leher
  • Tonsil/amandel yang membengkakakibat radang
  • Nyeri otot
  • Batuk
  • Hidung beringus
  • Iritasi
  • Gatal di tenggorokan
  • Sakit dan sulit menelan

Baik pada infeksi virus maupun bakteri, gejalanya sama yaitu nyeri tenggorokan dan nyeri menelan. Selaput lendir yang melapisi tenggorokkan yang mengalami peradangan berat atau ringan, akan tertutup selaput yang berwarna keputihan atau mengeluarkan nanah.

Gejala Lain

– demam

– pembesaran kelenjar getah bening di leher

– peningkatan jumlah sel darah putih.

Gejala tersebut bisa ditemukan pada infeksi karena virus maupun bakteri, tetapi lebih merupakan gejala khas untuk infeksi karena bakteri.

 

apa itu radang tenggorokan dan penyebab radang tenggorokan

apa itu radang tenggorokan dan penyebab radang tenggorokan

 

Radang Tenggorokan / Pharyngitis, ada dua macam, yakni :  akut dan kronis

  • PHARYNGITIS AKUT ,  Radang tenggorok yang masih baru, dengan gejala nyeri tenggorok dan kadang disertai demam dan batuk.
  • PHARYNGITIS KRONIS , Radang tenggorok yang sudah berlangsung dalam waktu yang lama, biasanya      tidak disertai nyeri menelan, cuma terasa ada sesuatu yang mengganjal di tenggorokan.

 

Penyebab Radang Tenggorokan

1.  Virus, 80 % sakit tenggorokan disebabkan oleh virus, dapat menyebabkan demam

2.  Batuk dan pilek/lendir (ingus) dapat membuat tenggorokan teriritasi.

3.  Virus coxsackie (hand, foot, and mouth disease).

4.  Alergi juga dapat menyebabkan iritasi tenggorokan ringan yang bersifat kronis (menetap).

5.  Bakteri streptokokus. Dapat diketahui dengan kultur tenggorok. Tes ini umumnya dilakukan di laboratorium menggunakan hasil usap tenggorok pasien. Dan, adanya gejala klasik dari kuman streptokokus seperti nyeri hebat saat menelan, terlihat bintik-bintik putih, muntah – muntah, bernanah pada kelenjar amandelnya, disertai pembesaran kelenjar amandel.

6.  Difteri

7.  Merokok.

Ciri – ciri Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan biasanya terjadi pada saat daya tahan tubuh sedang menurun. Di tambah lagi dengan kondisi lingkungan yang kurang bersahabat, misalnya pada waktu suhu terlalu dingin, terlalu panas, atau ketika terjadi perubahan musim (pancaroba). Kurangnya kebersihan personal juga dapat memudahkan terjadinya penularan penyakit radang tenggorokan. Anda sebaiknya mengenali ciri-ciri radang tenggorokan berikut ini supaya dapat dilakukan penanganan sejak dini. Ciri-ciri tersebut antara lain:

  • Tenggorokan gatal, kering, atau nyeri
    Ciri-ciri radang tenggorokan yang pertama kali dirasakan pada umumnya penderitanya akan merasakan rasa tidak nyaman di tenggorokan, seperti rasa gatal di tenggorokan, terasa kering, atau nyeri. Jika daya tahan tubuh seseorang dalam kondisi yang sangat baik, biasanya gejala ini dapat sembuh dengan sendirinya setelah orang tersebut beristirahat. Tetapi saat daya tahan tubuh seseorang sedang turun maka kondisinya akan bertambah buruk sehingga akan timbul gejala-gejala lain yang mengikutinya.

Oleh karena itu jika Anda merasakan ciri-ciri tersebut sebaiknya segera melakukan langkah untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda, antara lain yaitu dengan memperbanyak minum air putih hangat, konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, dan beristirahat yang cukup.

  • Rasa sakit saat menelan
    Selain adanya rasa tidak nyaman di tenggorokan biasanya penderita juga akan merasakan ciri-ciri radang tenggorokan berupa rasa sakit saat menelan. Bahkan ketika menelan ludah pun sakit pun sudah dapat terasa, apalagi untuk menelan makanan. Sehingga jika sudah mengalami rasa sakit saat menelan, maka penderita radang tenggorokan juga akan mengalami penurunan nafsu makan. Dengan menurunnya nafsu makan maka akan menurunkan asupan nutrisi ke dalam tubuh yang dapat menjadikan radang tenggorokan yang diderita semakin parah. Jadi usahakan tetap mengkonsumsi makanan tetapi dalam bentuk yang lebih halus agar dapat melewati tenggorokan tanpa menimbulkan nyeri yang berlebihan.
  • Batuk dan pilek
    Ciri-ciri radang tenggorokan yang berikutnya yaitu batuk dan pilek. Kondisi batuk dan pilek seringkali menyertai terjadinya radang tenggorokan. Terlebih lagi jika di dukung dengan kondisi cuaca yang ekstrim. Tentunya hal ini akan membuat radang tenggorokan yang Anda alami semakin menyiksa, karena selain merasakan tenggorokan yang sakit juga harus mengalami batuk dan pilek yang sering kali berlangsung cukup lama.
  • Demam
    Demam juga merupakan ciri-ciri radang tenggorokan karena adanya mekanisme alami di dalam tubuh akibat masuknya kuman penyakit. Demam merupakan peningkatan suhu tubuh yang biasa menyertai terjadinya proses peradangan. Terjadinya demam biasanya terjadi pada waktu awal masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh, dan jika tubuh dapat melakukan perlawanan dengan baik maka demam ini hanya berlangsung singkat dan dapat sembuh dengan sendirinya dengan memperbanyak asupan cairan.

Namun demam tersebut dapat berlangsung lama jika kondisi daya tahan tubuh seseorang menurun atau kuman penyebabnya cukup kuat. Untuk mempercepat penurunan panas, Anda dapat mengkonsumsi obat penurun panas atau periksa ke dokter untuk memastikan diagnosa penyakit.

  • Perubahan pada pangkal tenggorokan
    Ciri-ciri radang tenggorokan juga dapat dilihat secara fisik yaitu adanya perubahan pada pangkal tenggorokan. Memang tidak mudah untuk dilihatnya karena hal ini biasanya dilakukan oleh para tenaga medis dalam melakukan anamnesa pemeriksaan fisik. Tetapi Anda pun juga dapat mengamatinya dengan dibantu teman atau berkaca di cermin dengan mulut terbuka lebar.

Pada pengamatan tersebut jika seseorang menderita radang tenggorokan maka biasanya akan ditemukan perubahan pada pangkal tenggorokan yaitu berupa warna kemerahan, terjadi pembengkakan, timbulnya ruam-ruam, dan pada kasus yang berat dapat muncul nanah, gelembung air yang membentuk bintil-bintil, maupun adanya membran yang menutupi saluran pernafasan.

  • Pembengkakan kelenjar getah bening
    Anda juga dapat mengenali ciri-ciri radang tenggorokan dengan melihat adanya pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening ini terletak pada pangkal leher. Pada kondisi yang normal, kelenjar betah bening ini susah teraba karena ukurannya yang sangat kecil. Namun jika terjadi radang tenggorokan, kelenjar getah bening ini dapat teraba menggunakan jari-jari karena ukurannya yang sedikit membesar. Pada kasus radang tenggorokan yang umum terjadi, pembengkakan biasanya hanya kecil dan berlangsung ringan.

Komplikasi Jangan Diremehkan

Nyeri tenggorokan kerapkali diabaikan, karena pada umumnya ringan. Padahal pada sebagian kasus, sekitar 10 -20% jika dibiarkan berlarut-larut, radang ini bisa memicu munculnya penyakit lain. Hampir semua orang pernah mengalami nyeri tenggorokan. Namun, tidak banyak yang memeriksakan ke dokter sebelum nyeri tenggorokannya menjadi parah. Bahkan, biasanya penderita baru pergi ke dokter saat radang parah — nyaris tidak sanggup lagi menelan makanan.

Radang tenggorokan sebenarnya bukanlah nama penyakit, tetapi hanya gejala dari berbagai penyakit yang muncul. Dalam terminologi kesehatan, radang tenggorokan biasa disebut dengan sore throat atau Pharyngitis. Keluhan yang muncul bervariasi, dari sekadar rasa gatal di tenggorokan sampai nyeri berat sehingga menelan ludah pun terasa menyakitkan. Tidak sampai di situ saja, stres dan kerja berlebihan dapat memperlemah sistem pertahanan tubuh dan memicu infeksi tenggorokan. Penyebab radang tenggorokan ada bermacam-macam – al : infeksi virus, infeksi bakteri, alergi dan iritasi.

Pharyngitis karena virus dan bakteri dapat ditularkan melalui ludah, yang menyebar saat batuk (drooplet infection), atau melalui tangan atau barang pribadi penderita yang terkontaminasi. Rata-rata masa inkubasi radang tenggorok antara dua hingga lima hari. Namun bila disebabkan virus, masa inkubasinya berkisar antara tiga hari hingga dua minggu. Infeksi yang disebabkan virus influenza bersifat menular dan sangat mudah tersebar. Pada kondisi ini, peradangan berlangsung sekitar tiga sampai sepuluh hari. Umumnya, peradangan terasa lebih berat pada pagi hari dan akan membaik seiring berjalannya hari.

Biasanya disertai rasa lemas, menurunnya nafsu makan, demam, dan batuk. Sakit tenggorokan juga ditemukan pada infeksi virus lainnya seperti bisul dan campak. Tubuh memerlukan satu minggu untuk membangun antibodi untuk menghancurkan virus-virus tersebut. Infeksi Mononucleosis, atau yang umumnya disebut Mono disebabkan Virus Epstein Barr, dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk sembuh.Virus ini memengaruhi sistem limpa sehingga menyebabkan pembesaran pada amandel dan muncul bercak putih pada permukaannya. Selain itu, juga terjadi pembengkakan pada pembuluh di leher.

Infeksi seperti ini biasanya menimbulkan sakit tenggorokan yang parah, sehingga membuat si penderita kesulitan bernapas. Virus ini juga menyebabkan kelelahan luar biasa yang dapat berlangsung lebih dari enam minggu. Terkadang virus ini juga menyerang hati dan menyebabkan sakit kuning. Walaupun Mono diberi nama panggilan Kissing Disease, ia tidak hanya bisa ditularkan melalui ludah. Penularan juga dapat terjadi dari mulut ke tangan, kemudian dari tangan ke mulut atau dari penggunaan handuk atau alat-alat makan bersama.

Untuk bakteri, yang paling umum dan paling serius dalam hal komplikasi adalah grup A betahemolitis streptococcus. Bakteri ini menyebabkan penyakit strep throat dan diasosiasikan dengan kerusakan klep di jantung (demam rematik) dan ginjal (nephritis), tonsillitis, radang paru, sinusitis, dan infeksi telinga. Penyebab sakit tenggorokan yang lain adalah laryngo-pharyngeal reflux (LPR).  Pada penderita alergi biasanya mengalami sakit di tenggorokan pada pagi hari saat asam lambung naik ke atas dan masuk bagian belakang tenggorokan. Pada tenggorokan terasa ada benjolan dan berasa asam. Penderita sering mengeluarkan dahak untuk membersihkan tenggorokan.

Cara Mengurangi Gejala radang tenggorokan 

Meski dapat sembuh tanpa obat-obatan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala:

  • Hindari merokok. Juga hindari lingkungan penuh asap.
  • Remaja dan orang dewasa dapat mengisap permen pereda tenggorokan.
  • Hindari iritasi tenggorokan dengan tidak mengonsumsi minuman atau makanan yang terlalu panas.
  • Berkumur dengan air garam hangat untuk mengurangi radang tenggorokan.
  • Minum cukup air, terutama jika Anda sedang demam.

Agar terhindar dari penyakit radang tenggorokan, hal yang dapat Anda lakukan yaitu dengan meningkatkan daya tahan tubuh, antara lain dengan olahraga secara teratur, banyak makan buah dan sayur, serta konsumsi air putih yang cukup. Selain itu Anda sebaiknya menghindari zat atau makanan yang dapat memicu terjadinya radang tenggorokan, antara lain yaitu rokok, debu, asap yang keluar dari kendaraan bermotor, cerobong pabrik atau pembakaran sampah, dan mengurangi makanan yang banyak mengandung minyak. Untuk menghindari penyebaran bakteri atau virus penyebab radang tenggorokan Anda dapat menggunakan masker terutama ketika berada di tempat keramaian atau di lokasi yang banyak terpapar polusi udara.

Pantangan Makanan dan yang diperbolehkan Untuk Penderita Radang Tenggorokan

Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita radang tenggorokan. Diantaranya :

  • Menghindari makanan yang asam, makanan asam jika di konsumsi dapat menimbulkan rasa perih
  • Gorengan
  • Semua produk susu termasuk Yogurt
  • Makanan pedas
  • Junkfood/fastfood
  • minuman ringan/bersoda
  • Makanan dengan tekstur yang kasar
  • Minuman dan makanan yang mengandung alkohol
  • Makanan dan minuman yang mengandung kafein

Selain pantangan makanan untuk penderita radang tenggorokan, dibawah ini ada beberapa jenis makanan yang di perbolehkan untuk dikonsumsi oleh penderita radang tenggorokan. Seperti Pantangan Makanan Untuk Penderita Radang Tenggorokan

  • Pisang
  • Telur
  • Sup ayam
  • Wortel rebus
  • Pasta gandum dan
  • Teh jahe atau teh madu

Agar radang tenggorokan dapat sembuh dengan cepat, selain mematuhi pantangan makanan untuk penderita radang tenggorokan, anda juga sebaiknya lakukan pengobatan yang tepat. Disarankan untuk menggunakan produk herbal yang lebih aman dalam penggunaanya dan khasiatnya sudah terbukti ampuh.